Arang merupakan salah satu komoditas potensial utama yang dapat diekspor ke Amerika Utara. Penggunaannya yang sudah mengakar dalam kehidupan sehari-hari membuat penggunaan produk briket arang sangat tinggi di wilayah Amerika Utara.
Di sisi lain, Indonesia memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menawarkan produk yang bahkan lebih baik daripada kebanyakan briket arang di dunia. Produsen Indonesia, termasuk Chalabi Charcoal, dapat menghadirkan produk dengan spesifikasi terbaik dalam kategori briket arang.
Briket arang sangat diminati di Amerika Utara. Riset pasar di Amerika Utara mencatat bahwa transaksi untuk kebutuhan briket arang di wilayah tersebut pada tahun 2030 akan mencapai lebih dari USD 466 juta.
Jumlah ini menjadikan briket arang sebagai salah satu komoditas utama. Posisinya hampir menjadikan briket arang sebagai kebutuhan pokok. Bahkan, permintaannya akan terus meningkat tanpa persaingan dari pilihan bahan bakar lainnya.
Berbagai hal yang berkaitan dengan bahan baku, proses produksi, hingga pengemasan merupakan ciri khas Chalabi Charcoal. Hal ini dicapai melalui pengalaman bertahun-tahun dan dorongan untuk terus berkembang.
Beberapa aspek yang menjadi daya tarik utama Chalabi Charcoal terletak pada nilai tambah produk briketnya. Berbagai spesifikasi dasar bahkan telah menjadi standar yang secara otomatis terpenuhi.
Briket Arang Chalabi dikembangkan dari bahan baku alami. Perannya dalam lingkungan produksi bahkan merupakan solusi limbah di negara asalnya. Dari sisi produksi, bahan yang digunakan tidak mendapatkan tambahan aditif.
Hal ini membuat produk akhir briket Arang Chalabi memiliki risiko polusi yang sangat rendah. Residu dari pembakaran briket juga mudah dibersihkan dan bahkan dapat digunakan sebagai media tanam dengan pengembangan yang lebih maju.
Briket Arang Chalabi telah melalui beberapa pengujian yang menetapkan kualitas dan keamanan. Aspek keamanan hadir dalam prosedur penyimpanan, pengiriman, dan penggunaan. Hal ini menjadi sesuatu yang penting ketika berurusan dengan briket arang. Ini karena produk tersebut merupakan bahan yang sensitif terhadap panas dan sangat rentan menyebabkan kecelakaan kerja jika tidak dikelola dengan benar.
Tempurung kelapa dikenal sebagai bahan yang menghantarkan panas dengan sangat baik. Keunggulan sifat bahan baku tersebut berhasil dipertahankan hingga briket diproduksi. Briket Arang Chalabi menghasilkan panas yang sangat baik, stabil, dan dapat bertahan lebih dari dua jam pemanasan terus menerus.
Setiap produk briket berasal dari bahan baku yang telah melalui proses produksi yang panjang. Namun, hal ini tidak menjamin bahwa suatu produk dapat terlibat dalam kegiatan ekspor. Beberapa hal lain harus dipenuhi untuk mencapai tahap ini.
Sehubungan dengan kegiatan ekspor produk briket, beberapa hal perlu diperhatikan. Berikut ini akan mendukung pengembangan ekosistem ekspor yang lebih baik untuk produk briket dari Indonesia.
The development of the briquette business is one of the government’s major concerns. This was born from the condition of the Indonesian state which has very abundant raw material resources and human resources. This opportunity has become one of the main strengths of briquettes from Indonesia.
On the other hand, the contribution of various briquette producers from Indonesia to the world has earned a lot of reputation. However, at the same time, they have not been able to meet the growing demand for briquettes in the world.
With good market conditions and opportunities, this should be an impetus to develop the highest quality products. It starts with well-chosen raw materials.
Then proceed to the development of production processes that must be better and documented. In addition, various tests form part of forming a complete and quality product.
Export activities always including from the process of bidding, auctions, and negotiations. This procedure must be carried out actively by briquette producers in Indonesia. Various open auction information from various sources.
Manufacturers can develop sales agreements directly from overseas buyers. Various digital services were developed for the negotiation process. On the other hand, there are trading chambers that can provide opportunities for the export of briquette products.
Briquette producers must fulfill good legal aspects. This is an indicator of positive cooperation commitment. This is because export activities are a scope of work that involves many parties.
The security sector also cannot escape the attention of briquette-producing companies. This is because briquette products are a vulnerable and risky material from the start. Proper handling is the foundation of good cooperation between producers and their export activities.