CHALABI CHARCOAL - Proses produksi briket arang melibatkan sejumlah aktivitas yang terbilang kompleks. Aktivitasnya berawal dari bahan baku berkualitas. Selain itu, manajemen dan organisasi produksi yang tertata merupakan hal krusial.
Proses produksi briket arang di Chalabi Charcoal berjalan dengan sangat detail. Setiap tahapan memenuhi standar prosedur dan dokumentasi yang ketat. Hal tersebut mengembangkan hasil produk yang berkualitas tinggi dan sangat kompetitif.
Merupakan aktivitas pengolahan bahan baku dan berbagai campuran lain menjadi produk siap paka. Namun, proses tersebut tidak terbatas hanya pada produksi utama saja.
Terdapat beragam aktivitas yang juga mendorong kualitas akhir produk. Hal tersebut melibatkan proses pemilahan dan penghancuran bahan baku sebelum memasuki tahapan produksi utama.
Briket arang yang telah diproduksi juga melalui prosedur pemanasan yang berjalan panjang. Setelahnya, terdapat berbagai pekerjaan yang melibatkan uji kelayakan dan pengemasan.
Metode produksi briket arang yang dikembangkan oleh Chalabi Charcoal dimulai dari pemilahan bahan baku. Hanya bahan dengan pemenuhan standar kualitas yang dapat masuk ke tahapan produksi.
Setiap material juga dipastikan bersih sebelum memasuki proses produksi. Hal tersebut menjadi jaminan utama briket arang tanpa potensi polusi berbahaya setelah digunakan.
Proses pemanasan briket berjalan 48 jam dengan sejumlah uji kualitas setelahnya. Hanya produk terbaik dengan kualifikasi tinggi yang dikemas dan dirilis ke pasar.
Proses milling merupakan tahapan pencacahan yang menjadikan bahan baku menjadi material siap produksi. Tahapan ini berlangsung di konveyor roll mill. Bahan baku telah melalui proses sortir sebelum memasuki tahapan ini.
Bahan baku pilihan akan dihancurkan ke dalam ukuran yang konsisten. Hasil pencacahan awal akan dipilah dan dibersihkan dari debu dengan penyaring halus.
Material yang telah bersih akan diproses disc mill dan dihancurkan kembali hingga mencapai ukuran 3-6mm. Hasilnya adalah material siap produksi yang akan masuk ke dalam karung untuk melanjutkan ke tahap berikutnya
Material siap produksi akan dicampur dengan pati dan air menggunakan mixer. Prosesnya berjalan sekitar 20 menit dan berlanjut ke mesin blending untuk memasak campuran material.
Campuran material akan didiamkan sebelum masuk ke mesin briket dan dicetak sesuai bentuk yang dibutuhkan. Briket yang telah dibentuk akan disimpan dan didiamkan selama dua hari sebelum proses pemanasan.
Briket yang telah siap akan dipanaskan di dalam oven. Di tahap awal, blower akan dinyalakan selama tiga jam dengan posisi pintu oven terbuka untuk mengeluarkan kadar air. Suhu oven diatur berbeda sesuai nomornya seperti data berikut ini.
| OVEN | I – II | III – IV | |||||
| Hour(s) | 0-6 | 6-16 | 16-28 | 0-6 | 6-14 | 14-24 | 24-32 |
| Temperature | 500 | 800 | 950 | 500 | 600 | 800 | 950 |
Suhu oven akan mendapat pengawasan petugas secara berkala. Total proses pemanasan mencapai 32 jam di oven pertama dan kedua. Sementara oven ketiga dan keempat menghabiskan waktu hingga 36 jam.
Oven akan dimatikan setelah briket matang dan didiamkan selama lima jam sebelum proses pembongkaran. Alarm akan berbunyi apabila oven mencapai suhu maksimal 1100C.
Proses pendinginan berlangsung 24 jam setelah briket dikeluarkan dari oven. Briket yang telah melalui proses pendinginan akan dikirim ke gudang pengemasan.
Suhu briket dari gudang produksi akan dipantau dan dicatat. Proses pendinginan akan berlangsung minimal 48 jam. Sebelum pengemasan, briket akan melalui sejumlah pengujian.
Jenis Pengujian | Indikator Uji |
Drop Test 125 cm (briket >3,5cm) | : 60% ketahanan |
Drop Test 175 cm (briket >3,5cm) | : 60% ketahanan |
Kandungan air | : <7% |
Uji Pembakaran | :tidak berbau menyengat |
: Abu warna putih | |
: Durasi >2 jam | |
: <7% masa |
Tim Chalabi Charcoal mengemas briket ke dalam kemasan plastik sesuai dengan kebutuhan produksi. Sisi briket yang lebih halus menghadap ke bagian atas. Adapun beberapa alternatif pengemasan yang tersedia antara lain sebagai berikut.
Chalabi Charcoal menyediakan kemasan besar yang cocok untuk kebutuhan komersil dan industri. Produk dalam kemasan besar memiliki berat total 10 kilogram produk. Opsi kemasan ini cocok untuk penggunaan besar.
Di sisi luar, kemasan dilindungi dengan boks pelindung dan plastik kemasan di dalamnya. Kemasan direkat dengan lakban untuk menjaga bentuk dan suhu produk selalu dalam keadaan baik. Kelembapan produk dapat lebih terjaga dalam kondisi kemasan tertutup.
Briket arang juga dikemas dalam ukuran 250 gr. Opsi kemasan dan ukuran ini cocok untuk kebutuhan rumah tangga dengan tingkat penggunaan kecil. Kemasan menggunakan plastik di bagian dalam dan boks pelindung sebagai kemasan luar.
Opsi kemasan 250 gr didistribusikan secara kolektif dalam boks besar. Ukurang boks besar memiliki berat 10 kilogram yang terdiri dari 40 boks kemasan kecil.
Briket arang Chalabi Charcoal juga tersedia dalam kemasan besar berukuran 1 kilogram. Opsi kemasan ini menghadirkan pilihan muatan yang lebih besar dalam satu kali penggunaan.
Seperti opsi kemasan lain, ukuran ini juga menggunakan perlindungan plastik di bagian dalam dan boks pelindung bagian luar. Terdapat boks besar yang menampung 10 kemasan kecil ukuran 1 kilogram tersebut. Opsi kemasan ini sangat efisien untuk kebutuhan yang lebih besar.
Seluruh kemasan direkatkan dengan lakban untuk menjaga kondisi produk briket. Setiap boks disusun dalam palet yang berkapasitas satu ton per tumpukan. Chalabi Charcoal akan memantau secara berkala kelembapan dan suhu gudang.
Distribusi produk menggunakan mekanisme FIFO (first in, fist out). Tim gudang juga melakukan pembaruan data stok secara berkala sebagai bagian dari rutinitas.
Chalabi Charcoal merupakan salah satu perusahaan manufaktur terbaik di Indonesia. Perusahaan kami telah menghadirkan produk terbaik sejak 2018.
Kami tumbuh dengan terus mengembangkan manajemen produksi berbasis dokumentasi. Chalabi Charcoal mengutamakan proses produksi yang selalu terukur. Pembaruan sistem dan teknologi juga menjadi bagian dari visi jangka panjang perusahaan.
Aktivitas bisnis kami tidak lain merupakan bagian dari industri yang potensial di Indonesia. Saat ini, kebutuhan briket arang selalu lebih tinggi dari kapasitas pemenuhannya.
Peluang dan tantangan tersebut mendorong Chalabi Charcoal terus berkontribusi lebih baik di industri. Hal tersebut menjadi peran perusahaan untuk memberi dampak dan mendorong potensi yang hadir dari sektor terkait.